Pecundang

Thursday, August 21, 2008

Aku gelisah sendiri tak bertepi
dipermainkan perasaan yang menikam-nikam
sungguh aku ingin berbuat sesuatu
tapi perang nurani dan logika memenjaraku di ruang beku
berjubel pertanyaan menghujam
protes pemberontakan ingin kuteriak
kenapa manusia jadi pemalas?
kenapa mereka saling bertengkar?
aku harus di mana?
aku harus bagaimana?
dan jawaban tak kutemukan
maka aku hanya diam
tersekat dalam kebodohan
aku sang pecundang!!

Cairo, 21/8/2008

2 Komentar:

.::yenihayatku::. said...

hem.. akhirnya simalakama deh...
nggak bisa ngendaliin lingkungan terus nyalahin diri sendiri...
sante aja bro.. asal jangan sampe kemakan idealisme kita sendiri...

salam, Demis
Nb: nih blog baruku

M. Luthfi al-Anshori said...

Wah,...wah...
Iya Jid, nyantai aja kok!
itu kan cuma ego sesaat, sebuah dentingan hati yang sesekali perlu dituruti, elegi diri...

Hanya refleksi kok, bukan pesimistis...!