Karenamu, Sahabatku!

Thursday, October 09, 2008


[Teruntuk ARa]

Jikalau saja aku bisa terbang,
akan kuterbang ke negerimu tuk mengucap salam.

Jikalau aku bisa menghilang,
akan kumenghilang saat ini juga dari negeriku mencarimu,
tuk mengikat persahabatan.

Jikalau saja aku seekor burung,
akan kutemanimu setiap saat dengan kicauan-kicauan merdu,
agar kau tak kesepian.

Jikalau aku serupa malaikat,
Akan kuiring setiap langkahmu kemanapun kan menuju,
melindungimu dari setiap iblis yang mengganggu.

Jikalau aku berada satu dimensi ruang dan waktu denganmu,
tak hanya aku tuliskan puisi untukmu,
namun kan kubacakan,
kubisikkan lembut ke telingamu,
sembari kuartikan satu persatu bait-baitnya,
agar kau tak payah membacanya sendiri,
mentadabburinya sendiri,
mengartikannya sendiri.

Lalu, kau tersenyum haru!

Dan, jika kau bertanya:
kenapa harus jikalau?
kenapa aku harus berandai seperti itu?
Jawabku hanya satu:
Karenamu sahabatku!

Bagiku, sahabat adalah instrumen Tuhan,
yang menghibur dimana ada luka-luka hati,
menebar keyakinan dimana ada keraguan,
menyiram harap dalam gersangnya setiap keputus-asaan,
berbagi kebahagiaan dimana ada kesedihan,
dan memberi cahaya dalam setiap kegelapan.

Maka bagiku, sahabat menjadi unsur terpenting dalam menjaga kehidupan, kosmos dan semesta alam![]

Kairo, 5 Syawal 1429/5 Oktober 2008

2 Komentar:

faiz husaini said...

kandungan makna yang terdapat pada puisi anda sangat menyentuh kalbu.

Sabdapena said...

Terima kasih komentarnya kang Faiz, Mohon do'anya semoga saya bisa terus berkarya!